Press "Enter" to skip to content

Inovasi Warga RW.07 Gununganyar Tambak Guncangkan Babak 150 Besar SSC 2019

Surabaya Smart City (SSC) merupakan suatu perlombaan yang mencakup aspek smart environment, smart society dan smart economy. SSC 2019 kini sudah memasuki tahap seleksi 75 besar dari 150 RW terbaik yang telah lolos. Salah satu RW yang lolos kedalam 150 besar ialah RW.07 Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kecamatan Gunung Anyar. Saat ini RW.07 mendelegasikan dua RT yang terpilih yaitu RT.01 dan RT.04

Hari ini, Kamis 21 November 2019 adalah hari yang paling ditunggu-tunggu sekaligus mendebarkan bagi warga RW.07 dikarenakan hari ini Dewan Juri mulai melakukan penilaian terhadap wilayah RW.07. Pukul 07.00 WIB warga RW.07 sudah mulai melakukan persiapan mulai dari membersihkan jalan, menyiapkan meja untuk display produk-produk inovatif dan unggulan, serta menyiapkan kuliner untuk kegiatan ramah tamah. Tepat pukul 12.30 WIB Dewan Juri meninjau lokasi pertama di RW.07 yaitu RT.01. Kedatangan Dewan Juri disambut meriah oleh ibu-ibu dengan disuguhkan yel-yel bertemakan lingkungan dan kostum daur ulang sampah yang menambah cantik para pemakainya. Selain itu, tabuhan alat musik kentongan juga menambah meriahnya suasana.

Tampilan yel-yel warga RT.01/RW.07

Dewan Juri SSC Babak 150 Besar

Kali ini Dewan Juri berasal dari berbagai latar belakang diantaranya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A), Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya (DKRTH), Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Akademisi serta dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya. Keenam Dewan Juri tersebut juga didampingi oleh Camat Gunung Anyar, Lurah Gunung Anyar Tambak, Satgas Linmas, Babinkamtibmas dan Babinsa Kel.Gunung Anyar Tambak dan Ketua KIM Kel.Gunung Anyar Tambak Surabaya.

RT.01 menampilkan sebuah inovasi lingkungan yaitu pembuatan pupuk cair dari limbah dapur (sisa makanan dari sayuran). Selain itu juga ada Urban Farming, IPAL, Bank Sampah, dan Komposter. Tidak hanya inovasi dibidang lingkungan saja tetapi juga diikuti inovasi dibidang ekonomi dengan diadakannya display produk-produk unggulan seperti batik, ecoprint, aneka pernak-pernik hasil daur ulang serta aneka minuman yang menyegarkan seperti sinom, minuman sere dan susu kurma. Kegiatan penilaian di RT.01 ditutup dengan kegiatan makan bersama. Setelah itu, Dewan Juri bergeser ke RT.04 untuk melakukan penilaian.

Warga RT.04 foto bersama Dewan Juri, Bu.Camat dan Pak Lurah

Teriknya matahari tidak mematahkan semangat ibu-ibu RT.04 yang telah berdandan cantik mengenakan pakaian daur ulang sampah untuk menyambut Dewan Juri dengan yel-yel dan gerakan heboh mereka. Tak hanya ibu-ibu saja yang tampil yel-yel, tetapi bapak-bapak juga ikut berjoget ditengah krumunan ibu-ibu sehingga menambah meriahnya yel-yel kali ini. Di RT.04 Dewan Juri diarahkan ke taman toga yang asri nan hijau karena ditumbuhi beberapa tanaman obat serta dihiasi dengan kolam ikan koi yang menambah sejuk mata ketika melihatnya. Selain taman toga dan kolam ikan, di RT.04 juga terdapat berbagai inovasi diantaranya taman kerucut, hidroponik, ecobrick yang dimanfaatkan sebagai meja dan kursi, briket (arang dari sampah) dan pengharum ruangan dari minyak jlantah. Tak ketinggalan kuliner klepon dan minuman dingin seperti sinom juga menjadi produk ekonomi bagi warga RT.04. Berbagai masukan dari para Dewan Juri menambah semangat dan pengetahuan baru bagi warga RT.04 untuk terus berkarya dan melakukan berbagai inovasi. ( Frh,28/11)

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    shares